Zipper ..
enegh…!!!kerjaan menumpuk deh di mejaku gada ampunan sedikitpun ,weekend mbok..tapi aku ga ngerasain ini weekend,kringgg.. kriinggg.. mulu ini telphone di meja,tanganku sampe pegal banget ,gaya seorang profesional marketing sampai aku tiru,ugh..?!melazz.. perutku berdisco…
“Morning Mue…”si boss datang dengan senyum khasnya,Tone smile..whediihhh..glossy lips nya sampe meler-meler ke pipinya..,”Morning Chan stang…here some messages for you, at 02 pm we have to send all the goods to Laforet”aku bicara tanpa memandang dia,yang berada di meja berseberangan dengan mejaku,cuma aku kira dia belum duduk karena aku mendengar deritan-deritan kursinya,setelah selesai menulis order dari Artistic galery aku bermaksud memberitahukan apa yang harus dia kerjakan dia setelah lunch hour.Tiba-tiba dia berkata setengah membentak,aku sampai kaget..”Nda don`t look at me!”..
Aku terlanjur melihat dia sibuk dengan celananya,dan aku lihat peluh mengaler di wajahnya dan wajahnya merah padam,mengangkat tangannya dengan tanda stop,aku semakin kaget ,takut dan bingung.Aku berteriak “Whazup…what are you going to do..?”Dia tak bergerak mlongo sambil menggigit bibirnya.
Semakin ketakutan aku secara melihat bertambah banyak butiran-butiran bening di keningnya dan ada sebagian yang telah mengalir ke pelipisnya,aku merapatkan diriku ke dinding dan terus menatapnya dengan ketakutan,sambil spontan mengambil tas di samping mejaku,namun kau tak berani berani bergerak.Aku sangat ketakutan seperti melihat seekor monster yang telah siap melahap aku,dalam benak ku kacau balau,kertas-kertas di mejaku berjatuhan bolpoint yang kugenggam semakin erat karena takut dan tubuhku gemetaran,telephone yeah dial SOS,jika dia bergerak.Dengan ketakutanku yang luar biasa aku berusaha untuk menggertak dia agar keluar,tapi dia tak berkata apa-apa kecuali menggigit bibirnya dan menggeleng kepalanya sementara tangannya tetap menyetop aku,karena aku mengancamnya”Don`t move .. or I call to police”,aku hendak berdiri dan lari,namun dia bicara sambil mengadooh…”My Zipper…..!dan tangannya menuding ke celananya.. Aku semakinketakutan dan marah,dalam fikiranku ini orang bangsat ,fikiranku telah berlari kesana,bagaimana aku akan berlari dan menyelamatkan diriku,tubuhnya seperti patung budha gedenya,aku pasti tidak bisa melawanya,Ya Alloh selamatkan aku,aku membayangkan nasibku menjadi teramat sangat buruk dan aku mulai menangis,dan memohon kepadanya jangan melakukan apa-apa,namun kekuatan dalam diriku penuh jika dia berani mendekatiku aku akan hantamkan apa saja yang ada di depanku,telephone dengan telah siap aku dial ,namun spontan dia berteriak “Chi Shin… crazy mue.. haiyah..”!You`re really dead meat,what the hell you think of,you thing that i`ll rape you..Godness.. you`re lil bitch.. My bro is eaten by Zipper.. it so painfull that i can`t remove it neither move on,please take a scissors for me rather than think negative about me,quickly it could kill me lil crazy Mue..heewwhh silly Mue..?!”Dia berteriak dan mengomel dengan sumpah serapah,sementara aku kebingungan aku sampai lupa di mana ada gunting dan lebinh bingung jangan-jangan nanti aku di suruh menggunting celananya,aku tak bisa bagaiamana menghadapinya ,gugup campur takut campur kasihan campur gado-gado deh,kamprett aku ga menemukan gunting,semua lacy aku obrak-abrik tapi ga kutemukan sementara dia terus mengerang-ngerang,semua post file berantakan kertas-kertas berhamburan ketabrak,tetap tak kutemukan gunting,dan kemudian aku tawarkan cutter,namun lagi-lagi membentak ,hiya biar sekalian memotong adek kecilku,dia berkata seperti kehilangan suara,dan memohon untuk cepat mencarikan gunting.
Ya alloh gunting di dalam pencil case di depan mejaku ternyata ,dan buru-buru aku berlari menunju dia yang berada disamping meja kerjanya ,karena aku tak tahu apa yang harus ku kerjakan aku bertanya,”How to do..?”dengan muka Oon.”Get Out”wajahnya menjadi pucat,Aku segera keluar dan menutup pintu,namun aku masih gemetaran dan sangat shock,kok ada-ada saja yah,masa orang segede itu bisa ga hati-hati ,btw emang dia orangnya gendut banget,dan celana jeansnya seakan ga muat untuk menampung badanya,tapi kok yah aneh,untung ga di dijalan kejepit brothernya,wah bisa jadi tayangan menggiurkan jika di mall dia kejepitnya.
Kayanknya ini adalah sebuah peringatan bwat semua pria,hati-hatilah sasat meunutup zipper celanamu,karena kalo kejepit bisa berabe tuh..apalagi bagi yang gemuk…
Hampir sejam aku duduk di luar ruanganku,tapi si boss belum juga keluar atau memanggil aku untuk meneruskan pekerjaan,perutku juga sudah lapar,pengen keluar sekalian lunch tapi belum waktuku,dan aku kepikiran jadinya dengan siboss,jangan-jangan dia kesambet di dalam atau jangan-jangan dia berhasil memotong bronya sendiri..
Aku hendak mengetuk pintu,namun sesaat aku mengarahkantanganku ke pintu, pintu terbuka,dan kemudian sibosss keluar dan meminta maaf,dia bilang maafkan atas semua kesalah pahaman ini,dia bilang tadi sewaktu makan karena keburu-buru,akhirnya dia lupa tak meresleting celananya,bukan hendak berbuat jahat apa lagi melukai hatiku. Kini dia akan pulang mengganti celanya,dan mungkin tak kembali lagiatau setelah jam 5 sore,
Aku masuk ruangan sambil gedek-gedek..,sementara si boss telah pergi jauh,dewwhh pagi-pagi sudah su`udzon,quilty banget aku,tapi benar aku merasa tak nyaman lagi bekerja di tunggoni,bawaanku selalu ngantuk,dan aku merasa sangat kesepian,ada waktu melihat kejadian yang menimpaku itu jadi quilty,terbahak tapi malu untuk tertawa,dan kasihan . Si boss berjalan seolah tak terjadi apa-apa,tapi kini tasnya berada di depannya.
.. catatan lerekan..
OOo gitu to ceritane…ono lanjutane ora ?