kok maksa seh
“Victoria…!!!”Juragan telo kembali berteriak,namun yang di teriakin tak kelihatan kepalanya,entah perempuan gendut bongsor itu kemana,sepertinya dia orang yang pertama lunch tapi sampai hamper maghrib belum juga masuk,kelihatanya si Juragan lagi kesal banget,karton-karton di lantai menjadi sasaran kakinya,seperti anak-anak kecil yang sedang maen tendang-tendangan saat ibuknya tak memberikan permen kesukaanya.Dan sebuah teriakan”Yamukau joa….”Perempuan gendut laenya membantingkan entah apa yang jelas suara *gedubrak* yang keras,memancing semua mata menoleh kearahnya,dan buru-buru mbah kakung Yan Ming melemparkan gombal amoh kearahnya,dan menudingnya tanpa suara.
Aku di kursi tempat aku bengong hanya sedikit memiringkan kepalaku dan hanya memberi respon geleng-geleng dan kemudian meneruskan lamunanku,tak ku hiraukan suara seperti kapal pecah di dalam gudang yang semakin hari semakin sepi itu,semua orang yang ada hanya duduk-duduk dan menikmati kegiatan masing-masing,Pak Ming yang saben harinya tak sempat untuk duduk kini bisa menikmati jam-jam kerjanya dengan melihat-lihat koran dengan topik kesayangannya Horse Race,Ms Tam asyik menikmati majalah Cosmopolitannya,mbah kakung biasa orang tua itu sukanya wira wiri,entah apa yang di kerjakannya tak ada yang menghiaraukan satu sama yang laenya,yang jelas hanya Juragan Telo yang sibuk beres-beres ,sambil ngempit koran di ketiaknya.
Emily Chan memasuki ruangan dan menyapa semua yang ada,namun semua seperti ogah-ogahan membalas salamnya,aku malah siap untuk mendengkur,saat dia menanyakan nomor telphone Artisticgalery shop,dan setelah dia berlalu dengan membawa nomor telephone aku jadi hilang rasa kantuk ku,segera aku berdiri dan auucchhh…hamper aku jatuh…
Aku liat beberapa message dari chatter memenuhi layar kompi,satu persatu aku baca tulisan mereka,hiyaa.. mereka semua membikin aku ngakak,messages dari mereka dari teman-teman yang biasa menganggap diri mereka adalah orang-orang syarap membuat aku tambah segar,semua messages dari mereka itu hanyalah banyolan namun membuat aku rilex dan hanyut dalam conversation dengan mereka,beban otakku menjadi lebih ringan,stressku tak sebegitu terasa.Tak aku pedulikan orang-orang di gudang yang sedang menggerutu dengan keadaan saat ini,tak ku hiraukan juga keadaan diriku yang mulai terasa lelah ini dan aku kayaknya merasa ada yang aneh,sepertinya suhu badanku menjadi lebih hangat dan sepertinya aku mengalami demam,aku teruskan ngakak bersama catter-catter yang laen,dan terus ngakak…
Hawa panas dan nyeri memasuki dan memnuhi semua persendianku,matakupun mulai memanas dan sedikit mengalirkan airnya,aku gelengkan kepalaku seperti ada suara laen *wingggg…*,aku tak mengerti namun sepertinya aku dipaksa untuk menerima nyeri menjalari setiap sudut nandiku,aku masih terus ngakak bersama chatter-chatter di sebuah site itu,sampai akhernya waktu telah petang dan malah malam,segera mengikuti yang laenya untuk membereskan ruangan,namun aku seperti tersengat kalajengking,”whaaahh masa scorpion menyengat kepalaku,eh?” aku coba untuk duduk dan aku rasa aku sudah mendarat di kursi yang tepat,namun “gubrax..”aku belum mendarat di tempat yang aman,ternyata aku masih jauh dari kursi.Tepat pada waktunya Victoria datang dan memapahku,sambil ngakak “You`re nut”!
Aku memastikan kalo aku sedang sakit tapi sungguh aneh aku tak merasakannya sebelumnya ,tiba-tiba saja seperti ada kekuatan laen masuk menyerangku saat aku ngakak,dan memaksa aku untuk menerimanya,aku merasakan betul rasa itu berawal dari dadaku ,gelisah dan kemudia hawa panas masuk memaksaku untuk merasakannya dan kemudian nyeri di sekitar pelipis,dan di susul secara perlahan dari mulai leher nyeri itu merambak ke bawah sampai ke kaki,dimana membuat kakikupun seakan melemah tak ada kekuatanku untuk melawannya,dan akhernya hanya nyeri di seluruh tubuhku yang kurasa..
Aku tertawa merasakan keadaanku yang seperti ayam di sembelih menggelepar-nggelepar,sambil memgangi kepalaku aku mengambil air putih di ujung mejaku malah yang kuambil tabung pensil tempat aku menaruh pensil disana,aku menjadi salah tingkah,omongankupun menjadi ngacau aku maseh sadar dan aku maseh merasakan bahwa apa yang aku lakukan itu adalah benar dan otakupun bekerja baek kayannya,namun kenyataannya omonganku dan apa yang ku lakukan itu tak sesuai dengan kata otak ku,aku mo ngomong “I`m tired” loh yang keluar “I`m sleep”,aku mo ngambil gelas air putih tapi yang ku ambil tabung pensil,hal ini membuat aku tertawa ngakak seperti orang mabuk,aku sadar tapi kenapa tubuh aku ga mendengar perintah otak aku yah?
Dua buah Panadol aku telan for relief headache dan fever,itu yang aku liat di bungkus yang membalut pil itu,setelah itu aku duduk dan memejamkan mataku,sambil aku rasakan gimana nyeri itu memukuli tubuhku,sambil senyum-senyum karena aku merasakan sangat lucu,kejadiannya sangat cepat dan sepertinya aku bermimpi ,aku ini sedang sakit tiba-tiba ato aku ini knapa ,ga jelas.dadaku yang mulai panas aku merasakan seperti hendak membakar hatiku,dewh ini hati telah ku berikan pada seseorang meskipun dia tak mengetahuinya dan tak lagi menghiraukan aku,namun aku telah relakan hati ini(OOn mode on),semakin lama aku rasakan bukan sakit yang terasa namun perasaan laen bla.. bla..
Aku kok tiba-tiba kangen dengan rumah,aku jadi ingat ibuku,sedang apa dia sekarang? aku jadi ingat seseorang itu,mungkinkah dia ingat aku,ato malah dah ga eling blass,lagian ngapain aku mesti di eling-eling kayak orang gada gawean,kay` aku ini tiap hari ada waktu kosong eling itu mesti maksa dan manja untuk membengongin diri. Sampe akhernya aku ga sadar aku telah terlelap sebentar,dan bangun kemudian saat aku merasakan ada tangan menyentuh dahiku,dan suara shuuttt….dari Mell,”You better back home and take a rest”.sebuah senyuman manis yang membuat aku trenyuh,dan hanya bisa membalasnya dengan tawa,”I`m really sick,eh”
Aku merasakan bahwa aku ini seperti mainan saja,sebentar begini sebentar begitu,sebentar tertawa sebentar menangis,kay boneka mainan itu yang dimaenkan oleh anak-anak.Kayanya dalam keadaan kay gini semuanya jadi lucu banget,aku bisa tertawa dan menangis secara bersamaan,namun yang aku rasakan hanya lucu tiada laen,so aku merasakan bahwa panas dan nyeri yang memaksa mencengkram tubuhku itupun mungkin jengkel,seperti halnya Victoria dan Mell yang khawater karena keadaanku yang tiba-tiba ngedrop tapi maseh ngaka-ngakak.
By the way masa seh sakit itu tadi karna kangen?Soalnya aku tadi sebelum sakit aku sempat memikirkan dia dan aku merasakan hatiku sakit dan nyeri sampai akernya aku berusaha untuk melupakannya”You`re nut”bhahahahaha…
Hyaahhh “You`re nut”….:D
Pulang…pulang…pulang…naek layangan….