Salary-mu berapa ,aku akan jatuh cinta…

2009 Februari 1
by babynda

Aku kerjanya dipabrik daur ulang plastik dan kertas(not my real job) ,aku operator mesin pendaur ulang,seperti inilah kegiatanku sehari-harinya ,ditempat kerjaku tak ada AC,panas kalau musim panas ,dan jika musim dingin, dinginnya ampun karena angin bebas keluar masuk ruang kerjaku,teman-temanku semua para pemulung ,setiap harinya mereka tersenyum manis padaku,wajah-wajah mereka keras tapi senyum mereka lembut,tiap hari aku selalu bertemu dengan orang-orang yang berbaju kumal,dengan sepatu boot yang sudah hilang warnanya,mereka kelihatan sangat dingin dan tak banyak bicara,tapi tangan mereka hangat,karena mereka suka membantu satu sama laen,mulut mereka berbau harum karena dari mulut mereka hanya terucap doa dan wishes,setiap pagi dari orang pertama yang masuk menghantarkan barang -barang bekas untuk didaur ulang ucapan selamat pagi dan doa yang tulus selalu terucapkan dengan berakher dengan senyuman”good morning,have a nice day..”di susul dengan orang kedua”beautiful day,healtier full of laugther..dan orang berikutnya,”save the world show our love,full of love in the year along..dan seterusnya ….sampai lupa apa kata mereka…hingga G`luck and God bleesing you and me…
Aku berangan, bermimpi ingin sekali bertemu dengan seorang pria yang berseragam toxido lengkap dengan dasi dan sepatu kulit dan menjinjing tas LV-nya,berteman dan seperti halnya orang-orang yang biasa menegur dan menyapaku dengan ramah,lebih gila lagi aku bisa kencan dengan seorang direktur perusahaan besar,bisa jalan bareng hanging out dengan anak-anak orang konglomerat,happy hour di diskotik atau nigth club,dugem kalee aja…(busyet!)
Sampai detik ini tak ada satupun keinginanku itu yang terwujud,aku sampai detik ini juga  hanya bertemu  dan berkawan dengan orang-orang itu juga dimana aku hamper mengenal semua nama-nama dari mereka.
Asuk fung ,orang tua renta yang kukenal sangat biasa,sederhana dan murah senyum selalu menawarkan kebaikannya untuk membantu yang laenya,selalu menawarkan jasanya pada orang membutuhkan,selalu menawarkan waktu luangnya untuk “yam cha” sementara yang laenya asyik bercengkrama ala bahasa mereka ,dari bahasa mereka tak terkesan adanya tekanan ,meskipun keadaan hidup mereka memprihatinkan,krisis finansial yang melanda tak mengherankan mereka,mereka tetap bersemangat mengerjakan apa yan mestinya mereka harus kerjakan,untuk orang-orang tercinta mereka untuk bumi tercinta,mereka bekerja keras mengumpulkan barang-barang bekas dan menukarnya dengan uang demi memenuhi kebutuhan keluarga tercinta mereka ,demi biaya sekolah anak-anak mereka,demi harga dirinya sebagai makhluk Tuhan yang terbaek yang tak butuh di belas kasiani,mereka tunjukkan cinta mereka pada keluarga,lingkungan dan bumi ini.mereka berjuang menyelamatkandiri dan keluarganyadan bumi ini dari barang-barang yang bisa menghancurkan lebih cepat bumi ini,sementara bumi semakin stress dengan keadaan yang menimpanya dan mungkin sebentar lagi akan meledak(who knows)namun dunia mereka lepas dari stress dan tuntutan,kehidupan mereka “Nrimo ing pandum”selalu mensyukuri pemberian Tuhan mereka…
Dalam dunia bengongku aku mulai jahil,merencanakan sesuatu yang mungkin biasa-biasa aja,namun mungkin itu akan menjadi luar biasa.,kuberjalan pulang saat melawati sebuah toko-toko baju merk A itu aku hanya melirik dan melanjutkan perjalanan pulang,sesampainya di rumah aku merasa ingin sekali tahu bagaimana rupaku,tak ada yang berubah aku tetap putih, bibirku tetap merah meski tanpa olesan apapun,kubuka lemari baju usangku,kulihat gaun yang selama ini tak pernah kupakai masih tergantung disana,ada gelagat ingin mencoba gaun baru yang tak pernah terpakai itu,segera kukenakan dan mencoba melototin lemari sepatu yang tak kalah usangnya itu,namun tak kutemukan apa yang kucari,damn!ternyata ada di balik kursi yang dan tak terlihat karena kabel-kabel yang bersliweran di sampingnya dan hardriver disampingnya,sepatu hitam berhak tinggi runcing itu masih mengkilat,sejak membelinya beberapa bulan yang lalu tak pernah ku sentuh,meski keinginanku kuat untuk segera mencobanya ,namun aku selalu mengurungkannya,takut lecet dan cepat rusak sebelum waktunya,besok adalah hari perkawinan Nicolas ray,teman terbaekku selama disini,dia adalah seorang yang unik,sebagai manager perusahaan warisan ayah tirinya seharusnya dia lebih merasa senang menyandang jabatan manager di tempat kerjanya,namun dia selalu berkeinginan untuk pergi dari tempat kerjanya, rumah dan meninggalkan orang tuanya,dan setelah  menikah mungkin mimpinya akan segera terwujud.

Gaun telah ku kenakan dan sepatupun telah terpasang di kaki,weow..weow…. hamper saja aku terjungkal,tak mudah ternyata berjalan dengan sepatu setinggi itu,duniaku seperti berbalik namun akhirnya lumayan juga,kliatan lebih langsing aku dengan gaun itu,kayaknya seperti orang asing yang tak pernah kulihat,kucoba tersenyum whadeww….perasaan cantikk juga..(oops..)
Asuk fung berjalan di depanku tapi tak menoleh dan tak menyapaku seperti biasanya,dia seolah tak melihatku,heran deh,saat aku menyapanya ‘met sore Asuk fung…?!”hamper terjengkang aku kehilangan balance karena kagetnya,”hayaaahhhh…. that`s you …!?”whadooww berkomat kamit aku entah berdoa ato mengumpat aku sendiri tak yakin,yang jelas deg..deg…jantungku mau copot ..,waahhh georgeous…where are you going? aku bilang kalao sore itu ada undangan pernikahan,dan setelah aku pergi tak lupa dia juga bilang ‘have a great time sweety..”
Suasana pesta sangat meriah,semua orang datang dengan wajah-wajah riang dan gemerlap lampu restorant itu membuat keadaan semakin waoow..,Nicolas menghampiriku dan mengucapkan selamat datang padaku dan membawakku ke sebuah meja,disana sudah ada beberapa orang yang sebagian tak ku kenal,Adwin salah seorang teman Nicolas,membukakan kursi disebelahnya untuk ku,’hye,kamu teman Ko chai yah?sambil mengulurkan sebuah sovenir kearahku dan mengulurkan segelas wine,acara perkawinan itu sendiri berjalan lancar,namun aku tak sbegitu konsen dengan acara pesta itu,aku sibuk dengan perasaan dan pertanyaan-pertanyaan Adwin,sementara acara dance floor sudah di mulai banyak orang-orang berdansa disana ,aku beranjak ingin berpamitan pulang,namun Adwin melarangku,”Shall we dance?”suara dan mimiknya memohon,tapi aku tak bisa berdansa,namun dia memaksaku dan aku disuruh mengikuti irama dan gerakan dia,sering kali aku menginjaknya,namun dia hanya tersenyum,tak lama aku segera mohon pamit,Ko chai mendekatiku,dan memberitahu kalo aku hendak di antar oleh Adwin,aku menolaknya namun Ko chai meyakinkanku kalo semua aman2 saja ,tak perlu takut,aku menurutinya,dan aku pulang diatar oleh Adwin
Serangkai bunga rose dengan hiasan yang sangat indah diantar oleh deliver bunga,keheranan aku seumur-umur ga pernah menerima rangkain bunga indah kay gitu,setelah menandatangani surat tanda terima ,segera kubuka envelop di atas rangkain bunga,tak ada nama sebagai petunjuk siapa pengirimnya,aku tak berani mengutik bunga itu sampai keesokan harinya takut bunga itu bukan untukku ,namun sampai sore aku pulang kerja tak ada orang yang mencari bunga itu,juga tak ada telphone darimanapun yang mungkin saja memberitahu bahwa dia telah mengirimkan bunga indah itu,apa boleh bwat daripada bunga itu layu aku taruh aja bunga-bunga itu di vase bunga,dewh cantik banget,segera kutaruh diatas meja dekat tempat tidurku,sebuah sms masuk,”Kamu ga onlen?”aku segera buka kompiku dan menuju sebuah situs,disana aku  liat dia online,aku lihat dia telah mengirim beberapa messages disana,kusapa hye… dan segera obrolan berlanjut,sebenarnya aku tak sebegitu tertarik dengan setiap obrolan-obrolannya,namun sekedar menghormati dan menghargai pembeciraanya saja aku meneruskan obroalan-obrolan itu.seperti biasanya dia selalu menanyakan apakah aku sudah mempunyai seorang pacar dan tetek bengek itu,aku bosan,aku enggan menjawab  pertanyaan-pertanyaannya,di message yang dia tulis 70% menanyakan bagaimana salaryku,bwat apa salaryku dan sejak pertama aku mengenalnya aku sudah rese dengan bahasa tulisannya,aku tahu dia adalah seorang yang terpandang di kantornya,meskipun dia selalu meyakinkan aku dengan kata-katanya ,akan sebuah kebahagiaan yang nantinya bakal di ciptakan seandainya aku bersedia menjadi istrinya,tapi itu tak membuat aku ngiri atau berkeinginan sama sekali,sebuah message datang ,segera kubuka,sebuah tulisan dari deliver bunga ,”de soeur lolita..”aku click tulisan itu ternyata sebuah lagu,aku tak mengerti apa maksud dari lagu itu dan juga si pengirim message itu,aku berusaha komfirm ke deliver bunga itu tapi staff florist itu sedang off day,yah gitu peduli amat.nyante aja toh aku juga  ga minta,gitu pikerku..
Malan Minggu biasanya aku suka di pantai dekat rumah bercengkrama dengan lampu-lampu neon para nelayan di tengah lautan,aku suka menikmati kesunyian itu kurasakan diriku telah bercakap dengan siapapun yang sedang berada di tengah lautan melaksakan tugasnya,dan biasanya pula Ko chai berada disana di beranda rumahnya duduk diatas kepala pagar dan bercerita tentang apa saja,dan biasanya juga dia dan aku pergi ke warung Apak dan Apo Ming ,roasted duck dengan hou fun adalah menu pilihan kami dan hot lemon tea.

Apak dan Apo Ming menyodorkan semangkok houfun dan duduk disebelahku,kebetulan malam ini tak ada pengunjung ,masih terbawa oleh suasana hari raya kalee sepi,dia mengambil sumpit untuk ku  ,Ko chai  leh…?aku hanya tersenyum,semua orang bukankah telah tahu kalo Ko chai kini telah menikah dan pindah rumah,bisa saja embok ini bcanda pikerku,Amui,begitu dia memanggil aku.nei yau mou pakdo?(gurl do you have a boy friend?)dari bincang-bincang kami tertawa sampai semangkuk houfun sepertinya masih kurang bwat perut aku,dan Apakpun mulai nimbrung dengan obrolan kami,biasa orang-orang tua sukanya memberi petuah dan aku hanya bisa bilang”Haya..”

Dirumah aku hanya mondar-mandir ,pikiranku gelisah,aku melihat beberapa instant message di situs tempat aku nongkrong,tetap dari dia,aku sangat heran meski sudah aku jelaskan alasan aku knapa aku lebih memilih sendiri dan mewujudkan apa yang telah aku impikan,secara engga langsung seharusnya dia mesti ngerti kalo aku engga pengen jalan dengan dia,haruskah aku bilang kalo hatiku dah belong pada seseorang dan itu bukan kamu..wah sadish ga yah,tapi aku mesti nyadar juga diapun kay`nya ga perlu tahu itu..damn!sebuah message berbunyi”Kamu takut gajiku ga bakal membuatmu bahagia ya,pulang lah aku akan membahagiakanmu,biar bebanmu menjadi bagian tanggung jawabku….”

Weowww..bakal seperti apa seandainya aku mau jadi istrimu,ga usah susah-susah bekerja dan mungkin aku akan jadi seorang juragan*busyet*…

Mungkin kebahagiaan di depan matanya adalah uang,aku bukan budak dari uang,aku tak akan jatuh cinta karena uang,dan hatiku tak akan pernah kutukar dengan uang,mungkin cinta seorang wanita menurutnya tak lebih dari sekedar uang,(pengalaman kalee),tapi sayang orang-orang beruang kayak dia tak bisa mendapatkan hati dan cinta dari uang..

Kupandangi sebuah wajah yang sedang tersenyum padaku,aku tak bisa berkata apa-apa,jangankan untuk mengatakan apa yang sedang bergolak di dalam dadaku sekedar menyapa akupun tak mempunyai keberanian,hanya sebuah gambar di depanku,namun aku merasa pandanganya sudah cukup membuatku sakit,sakit akan rindu dan keinginan,sepotong rasa yang entah apa namanya…

Tak ada yang bisa kuajak bicara,ikan-ikanku juga sedang sibuk dengan pasangan-pasangannya,dalan anganku aku mengembara membawa hati yang merana,aku sangat capek aku ingin sekali melepaskan hati ini dari tali yang menggantungkannya dengan badanku,aku sangat sakit menahan rasa yang mencengkramnya,aku ingin melepasnya…wajah itu bisu dan hanya senyumanya yang tak berubah,dan wajah bocah disampingnya….aku merindukan mereka…

Seorang menelphone rumah,Ko chai ..menanyakan aku sedang apa,menanyakan aku suka bunga apa?aku jadi teringat akan serangkaian bunga beberapa hari yang lalu,dan aku tanyakan apakah dia pengirimnya,namun dia bilang bukan dia ,lalu siapakah orang yang mengirim bunga itu,email dari deliver bunga,dia hannya menjalankan tugasnya menyampaikan pesan dari seseorang ga nggenah..

2 Tanggapan leave one →
  1. 2009 November 13
    zlatanfarikh permalink

    Uang MU da 123 juta euro, belilah pemain yang bagus

Lacak Balik & Ping Balik

  1. Salary-mu berapa ,aku akan jatuh cinta… | Isteri Puas 18SX Only

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS