Sekian lama,dia tumbuh dalam terik matahari,dan bekunya malam,keringat dan air matanya selalu bercucuran demi sebuah sesuatu….,tak pernah dia mengerti ,sesuatu itu seperti apa,dia merasa sangat letih namun sangat bahagia,demi menjalani apa yang di sebutnya perjuangan.Perjuangan untuk membuat orang-orang yang di cintainya senang,namun entah mengapa justru orang-orang yang di cintainya merasa dia adalah penambah beban,
Dalam hati ilalang ada ketulusan yang benar-benar lahir dari dalam lubuk hatinya ,dia merelakan dirinya terhempas jauh dari dunianya,mengubur semua mimpinya,memendam segala rasa kepahitan serta kemanisannya,dia tak sanggup untuk hidup tanpa harus menghiraukan orang-orang tercintanya,ilalang merasa bahagia dengan dirinya yang selalu di injak,di khianati,di hina,di maki,di sakiti hatinya,dan hidup dalam kesunyian,dalam hidupnya yang selalu berlari seperti jarum jam yang selalu berkejaran mencari ujung dari lingkaran waktu,mendekap laranya seorang diri di sebuah ruang sempit,memanggil sebuah nama yang selalu bersemayam dihatinya,meskipun tak pernah ada jawabanya,menggigil dalam sebuah kerinduan yang teramat dalam,dan mendekap dirinya sendiri karena kekejaman malam.
Dalam hatinya dia ingin mendengar sebuah suara yang di rindukanya,mendengarkan berita tentang orang-orang yang di sayangi dan di kasihinya,meskipun berderaian air matanya,namun bibirnya tersungging senyum penuh kesyukuran.
Dia bukan siapa-saipa,dan bukan apa-apa,dia tak seindah melati,daisy atau lily,bahkan dia selalu di cibir karena ketidak cantikanya,dia hanya sosok yang punya cinta dan sayang yang di berikanya dengan sepenuh jiwanya tanpa pamrih,tak di inginkanya sebuah tuntutan ,karena dia hanya punya kasih ,dia menerima tipuan dan pengkhiatan,dia hanya sebatang ilalang yang lemah tapi tak pernah patah , dia terlalu bodoh untuk mengerti tentang sebuah hati,dia bukan seekor katak tapi ilalang,dia mengerti akan kekejaman,kejahatan hati manusia ,dia mengakui dirinya sendiri yang tidak bisa melindungi hatinya,dan membiarkan makhluk asing melukainya,dan akhirnya dia mengalami penderitaan bathin yang membuat kekebelan dirinya bertambah,bertambah hitam,karena semua yang di hadapinya adalah berhubungan dengan lara,dia sosok yang mudah mempercayai angin ,dia berkawan dengan angin seperti tak akan pernah berpisah,angin selalu menghiburnya saat dia dirundung sedih,membelainya dengan kalimat menyejukan,menemaninya dengan canda dan tawa hingga tumbuh di hatinya butiran-butiran sayang dan kerinduan yang membuatnya ketergantungan,angin mengerti dan tersenyum menang,permainannya menunjukkan hasil yang gemilang,pesan=pesan cinta yang di kirimkan mulai meracuni ilalang ,dan membuatnya terektasi,dia mulai kecanduan dengan kalimat sayang,dia mulai tak bisa terpisahkan dengan yang namanya kangen ,dia tak pernah menyadari bahwa angin suatu saat akan menjadi sangat gusar dan bisa memporakporandakan segala yang di lewatinya,ilalang meneruskan mimpi-mimpinya,terbuai dengan ramuan kasih sayang yang maya,dimana dia hanya sosok picik yang hanya memikirkan perasaanya dan tak menggunakan akal sehatnya , dalam mimpi-mimpi tidurnya,dia tak lagi menghiraukan alarm yang memngingatkanya untuk berhati-hati dan menjaga diri,terlalu menuruti nalurinya yang sedang di landa asmara dan kekecewaanya terhadap kenyataan yang di hadapinya
Ilalang diam dalam rerimbunan pikiranya,perasaanya telah tercabik oleh kebodohanya,pada pohon yang menjulang dia berusaha mengadukan nasibnya,”Pohon,kau yang menjulang,rantingmu melambai ,seperti tangan dewa dewi,kau percaya bahwa kau bisa ,tumbuh menjulang sampai ke langit,sedangkan aku hanya tumbuh terserak di pinngiran tanah gersang yang mungkin menghalangi pandangan orang-orang,sehingga aku harus terbuang”.
Tak ada tanggapan dari pohon dan akhirnya dia bertemu rembulan dan bintang,di sampaikanya pesan-pesan atas kekagumannya terhadap kedua nya,namun mereka hanya mencibir dan tak lagi menghiraukanya,bulan dan bintang telah sibuk oleh kebahagiaanya menerangi dan berbagi kasih dengan kekasih mereka,ilalang yang memendam kerinduan tersadar akan dirinya,namun dia terus berusaha,tapi tak banyak yang dilakukannya,terlalu banyak orang-orang menyapa bulan dan juga bintang,mereka mempunyai kesempurnaan yang utuh di banding ilalang,membuat ilalang menelan keinginanya untuk menyapa,dan memutuskan pada dirinya memilih diam,dan menyimpan semua rasa yang berkecamuk dalam jiwanya,sosok yang telah di lupakan,cinta kasih dan sayang yang begitu dalam tak berarti bagi -orang-orang yang di cintainya,ilalang hanya di anggap membebani dan membuat suasana tak nyaman,sehingga dia harus di lupakan,kehadiranya tak di inginkan,suaranya tak di harapkan,pesan-pesan cintanya hanya merusak pandangan,ilalang telah dilupakan.
Ilalang adalah perempuan,terlupakan dan terbuang,sosok lemah yang tak pernah patah,meski harus terdampar di gurun gersang dan di abaikan,namun dia tak kanpernah membunuh cinta dalam hatinya yang telah menjiwa,pada orang-orang yang telah di pilih oleh sukmanya,namun dia akan membawa dan menguburkan cintanya pada sebuah tebing yang curam di mana tak akan ada makhluk manapun yang sanggup mengusiknya,tidak kamu,tidak dia,tidak juga mereka,hanya ilalang yang akan menyerahkan sendiri segalanya pada bumi ,pada pohon,pada air dan mungkin juga pada angin,yang sekian lama menemaninya,menyayangi dengan kepalsuannya,mencintai dengan kegombalanya,menopangnya saat dalam keadaan rentan,dan kemudian membunuh hatinya
Ilalang adalah sosok perempuan yang berusaha membawa dirinya kedalam sebuah dunia,dimana hanya damai di dalamnya,membiarkan perang pecah dan menutup pintu erat kalbunya ,ilalang tumbuh dengannya sendiri,malanjalani kedupannya dengan ketegaran yang tersisa,kelemahanya membangunya menjadi sosok tak mudah patah,
Ilalang perempuan terlupakan.